PROGRAM KERJA
pengembangan desa mitra
PROGRAM KERJA
LOKAKARYA
“Loka karya” adalah program kerja awal dari Kementerian Pengembangan Desa Mitra sebagai tahap pengenalan berbagai sistem hingga
tools yang diterapkan selama satu periode kepengurusan. Pada pelaksanaannya, program ini akan melibatkan ahli maupun alumni untuk
melakukan transfer knowledge terhadap resources terkait.
Memfasilitasi resources yang dimiliki sebagai agenda skill development dalam menjalankan program kerja pengembangan desa
- Mampu mengakselerasi skill pengembangan desa.
- Mampu memberi gambaran terkait komplesitas pengabdian
- Mampu membentuk social soul untuk terjun di masyarakat
LIve in Desa Mitra
“Live in Desa Mitra” adalah program kerja dari Kementerian Pengembangan Desa Mitra sebagai tahap pengenalan desa mitra agar
resources mampu beradaptasi dengan atmosfer pengabdian serta memahami karakteristik desa yang akan diproyeksi melalui blue print.
Mendorong harmonisasi resources dan desa mitra sebagai lokus pengembangan melalui simulasi pengabadian kepada masyarakat
- Mampu menganalisis potensi yang dimiliki oleh desa mitra
- Mampu membina resources untuk mengenal medan
pengabdian - Mampu menjalin hubungan dengan sosial masyarakat
Blue Print
“Blue print” adalah proses penyusunan kerangka kerja secara rinci untuk digunakan sebagai landasan dalam setiap program kerja
pengembangan desa mitra yang meliputi penetapan tujuan dan sasaran, penyusunan strategi, pelaksanaan program dan fokus kegiatan
serta langkah-langkah atau implementasi yang harus dilaksanakan
Mengakomodasi seluruh elemen yang dimiliki oleh desa mitra sebagai fokus dan pedoman program kerja pada kementerian
- Mengakselerasi kapasitas resources dalam menganalisis
lokus pengembangan - Menciptakan landasan pengembangan sebagai pedoman
program kerja bagi resources - Mendorong arah strategis kementerian secara tematik dan
holistik
Kongres Abdi Desa
“Kongres Abdi Desa” adalah pertemuan intelektual dari elemen abdi desa, mitra, paguyuban desa mitra untuk merumuskan rekomendasi
kebijakan terhadap stakeholders terkait serta wadah sharing knowledge/experience sebagai puncak dari rangkaian pengabdian. Program
ini diinisiasi sebagai media bagi mahasiswa/insan muda untuk mengakomodasi tren pengabdian/aksi social.
Mempertemukan pemikir muda yang tertarik pada pengembangan desa maupun pengabdian masyarakat untuk merumuskan sebuah
rekomendasi kebijakan sebagai sarana intervensi terhadap kebijakan perdesaan di Indonesia
- Mengakomodasi pemikir muda untuk mengolaborasikan ide
strategis bagi mutu pengembangan desa/masyarakat - Menciptakan rekomendasi kebijakan kepada stakeholders
- Membangun jaringan pengabdian dengan
organisasi/lembaga/insan yang bergerak dibidang terkait
Kompetisi Pendanaan
“Kompetisi pendanaan” adalah program akselerasi bagi kementerian ini untuk memperoleh pendanaan yang mampu mengakomodasi isu
desa mitra secara tematik dan holistik untuk eksis secara nasional – Kemdikbud melalui program PPK, P3D, PKM PM, dan lainnya.
Memproleh pendanaan pengembangan desa dengan lolos pada kompetisi yang terselenggara
- Memperoleh pendanaan khusus sebagai sumber dana
tambahan bagi kementerian - Mengakselerasi inovasi dan kreasi dari resources dalam
pengembangan desa mitra - Mengukir prestasi pengembangan desa sebagai sebuah nilai
Abdi Desa
“Abdi Desa” adalah program kerelawanan dari Kementerian Pengembangan Desa Mitra untuk memberikan wadah kontribusi bagi
mahasiswa/i diluar kepengurusan BEM KM UGM dengan turut andil dalam pengembangan desa mitra – termasuk menjadi resources
tambahan untuk mencapai target program kerja.
Membentuk wadah bagi mahasiswa/i yang memiliki ketertarikan pada pengembangan desa dengan turut andil pada program kerja
- Memperoleh additional resources untuk mencapai target
program kerja secara efektif - Memfasilitasi wadah pengabdian kepada masyarakat bagi
mahasiswa/i – kerelawanan bersertifikat - Menghimpun jaringan dan kolaborasi eksternal kementerian
Blusukan
“Blusukan” adalah program kerja per dua minggu dari keditjenan untuk menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat bersama abdi
desa yang ditujukan sebagai sarana peningkatan mutu resources, keberlanjutan pengembangan, dan pendekatan kepada desa mitra.
Menciptakan program pengembangan desa miitra yang berkelanjutan melalui pemaksimalan kapasitas resources
- Meningkatkan mutu pengembangan desa mitra dan
pemaksimalan kapasitas resources - Menjalin hubungan Kerjasama yang berkelanjutan antara
kementerian dan desa mitra - Megakomodasi implementasi dari program upgrading,
benchmarking, dan sejenisnya melalui praktik lapangan
Paguyuban Desa Mitra
“Paguyuban Desa Mitra” adalah forum koordinasi dan kolaborasi antar organisasi mahasiswa di Universitas Gadjah Mada yang memiliki
program strategis pengembangan desa mitra maupun pemberdayaan masyarakat
Mengintegrasikan kapabilitas antar organisasi mahasiswa di Universitas Gadjah Mada dalam program pengembengan desa
- Menguatkan potensi desa mitra dengan kolaborasi antar
kelompok pengembangan desa mitra - Mengintegrasikan model pengembangan melalui adaptasi
inovasi dan kreasi pada desa mitra - Membentuk forum diskusi antar kelompok pengembangan
desa mitra
Studi Banding
“Studi Banding” adalah program kerja yang dilakukan melalui visitasi desa yang dinilai berhasil mengembangkan potensi yang dimiliki –
direncanakan pada desa yang sesuai dengan konsep pengembangan kementerian kini
Mengakomodasi konsep dan model pengembangan desa mitra pada desa tujuan program melalui modifikasi berbasis inovasi dan kreasi
- Meningkatkan kemampuan analisis potensi desa dari internal
resources - Meningkatkan kemampuan inovasi dan kreasi dari resources
dalam memodifikasi desa studi banding - Mendorong optimisme dari resources dalam memaksimalkan
keberlangsungan program pengembangan desa mitra
Kunjungan Kerja
“Kunjungan kerja” adalah program visitasi dari kementerian untuk melakukan menjalin jaringan eksternal dengan
lembaga/perusahaan/pemerintah yang dituju yang dirancang dengan pola integrasi program kerja dengan benchmarking.
Menjalin jaringan eksternal dengan stakeholders terbaik dalam bidang terkait sebagai motivasi dan inspirasi bagi organisasi dan individu
- Menciptakan ruang kolaborasi bagi resources sebagai new
look dari tupoksi kementerian dengan tidak melulu tentang
pengembangan desa mitra - Membangun motivasi dan inspirasi bagi kontribusi serta
gambaran karir masa depan - Menjalin koneksi dengan lembaga/perusahaan/pemerintah
terkait
Upgrading
“Upgrading” adalah kegiatan pelatihan yang ditujukan kepada internal resources guna peningkatan mutu kementerian agar mampu
berkontribusi secara fungsional dalam program pengembangan desa mitra
Meningkatkan mutu kementerian melalui peningkatan kualitas resources terhadap skill pengembangan desa mitra
- Membentuk resources yang unggul dan berdaya saing dalam
dinamika pengembangan desa mitra - Meningkatnya mutu kementerian dalam menjalankan program
kerja - Mendorong keberlanjutan kementerian karena dengan
relevansi dan signifikansi terhadap tren terkini
Benchmarking
“Benchmarking” adalah program yang mendorong kementerian beserta resources untuk membandingkan unit/kementerian/divisi/lembaga
dengan aktivitas atau kegiatan yang serupa sebagai bagian dari manajemen strategis dalam peningkatan kualitas kementerian
Meningkatkan kualitas kinerja kementerian atas manajemen strategis yang dilakukan melalui pengukuran terhadap organisasi terkait
- Mendorong kementerian dan resources untuk meningkatkan
kualitas kinerja - Mengartikulasikan dinamika organisasi serupa dengan
tantangan yang dihadapi secara internal - Mengarahkan kementerian pada arah strategis dalam
pengembangan desa mitra
Rapotan
“Rapotan” adalah program triwulan dari keditjenan personalia untuk menjembatani penilaian terhadap performa kinerja dari setiap internal
resources sekaligus memberikan apresiasi bagi resources terbaik serta berprestasi
Mendorong resources untuk mengadidaya atmosfer kerja paling efektif untuk memperoleh penilaian terbaik
- Memberikan wadah evaluasi triwulan bagi resources untuk
menemukan strategi efektivitas program kerja - Mendorong resources untuk berkontribusi dan berprestasi
dengan baik - Meningkatkan hubungan kultural antar resources
Sekolah Kreatif
“Sekolah kreatif” adalah program kerja keditjenan untuk mengenalkan sistem dan tools media dan produksi kreatif guna meningkatkan
creative skill dari resources sehingga setiap elemen kementerian mampu memenuhi standar branding hingga desain terkait.
Memberikan pengetahuan media dan produksi kreatif bagi resources kementerian agar mampu mempertahankan eksistensi branding
dan desain resmi dari kementerian
- Memberikan tamban skill bagi resources dalam menggunakan
tools desain - Membangun jiwa kreatif bagi resources dalam produksi kreatif
sebagai media tambah dalam pengembangan desa - Meningkatkan kolaborasi internal
Majalah
“Majalah” adalah luaran dari jejak program kementerian yang dikemas melalui berbagai rubrik kreatif agar dapat diakses oleh berbagai
kalangan – tersedia secara online dan cetak. Sehingga majalah ini ditujukan untuk merekam dan mempublikasikan setiap dinamika
pengembangan desa mitra
Memperoleh exposure pada setiap program kerja sebagai inspirasi dan motivasi pengabdian masyarakat bagi pembaca
- Mengadopsi seluruh jejak pengembangan desa mitra
- Menginspirasi pembaca untuk turut andil dalam
pengembangan desa dan pemberdayaan masyarakat - Mewadahi transfer knowledge akan dinamika pengabdian
desa, khususnya internal kementerian antar generasi